Sunday, May 26, 2013

The Sweetest Memory pt 5 (End)


Stelah Winnie keluar dari Rumah sakit, Winnie dan Rey berjalan-jalan lagi ditaman dan Rey bertanya "untuk apa kamu bekerja selama ini?", Winnie menjawab "untuk kutabung" Rey bertanya lagi "lalu stelah terkumpul?" Winnie menjawab dan tersenyum "aku akan membangun sebuah rumah dengan banyak jendela, sudah malam nih pulang yuk" mereka pun pulang bersama.

Masa liburan pun habis dan saat disekolah Rey memberikan Winnie sweater yang dibelinya, Winnie pun terliat senang, dan mengambil sweater itu dan pergi sambil memeluk sweater itu, Winnie sebenarnya sedih, berkata dalam hati "Tuhan berikan lah aku waktu sedikit saja untuk mengenang semua ini".

Mereka pun jalan berdua dan menemukan sebuah taman yang sangat indah dan mereka berdua disana, dan Rey melihat seberapa bahagianya Winnie dengan lembut dia berlari dan menyentuh tanaman disana, Rey dalam hati berkata "Tuhan berikan kami waktu".

Waktu terus berjalan dan akhirnya saat drama pun telah tiba, Rey memohon kepada temannya untuk bisa menjadi pemeran laki-laki utama disana, temannya pun mengerti dan memberikan peran itu, Rey menghampiri Winnie, Winnie sedikit terkejut melihat penampilan Rey dab berkata "loh kok jadi kamu yang jadi pangerannya?" "Memang ga bole?" Balas Rey, Winnie pun berkata "Kamu akan menghancurkan semuanya, ga mungkin kamu tahu dialog hanya dari hati", Rey berkata "kalau gitu mari kita coba hehe" dan memakaikan Winnie sweater yang dibelinya.

Drama pun berlangsung hingga sampai di ending, adegan dimana akhirnya putri dan pangeran menikah, Rey berkata "tahukah mengapa saat pasangan berciuman mereka menutup mata?" Winnie membalas "karena mereka begitu terpesona satu sama lain" Rey berkata lagi "dan kau tahu saat aku menutup mata itu aku merindukanmu, aku mencintaimu" dan mereka pun berciuman. Para menonton terdiam dan ada juga yang terharu melihat drama ini lalu mereka pun melakukan standing aplause untuk para siswa itu.

Winnie dan Rey pun duduk di kursi taman, dan Winnie berkata "kamu tahu kan penyakitku, kata dokter aku mngkn ingatanku cman bsa bertahan beberapa bulan lagi dan tak lama lagi aku akan mati, aku tidak mau kau sedih dan makin tersiksa pada akhirnya ,pergi lah dan tinggalkan aku Rey". Rey terdiam, dia tersentak mendengar kata-kata Winnie itu, dan Rey berkata "kamu jangan bicara seperti itu, kamu memiliki aku, kalau kamu lupa aku akan mengingatkan semua nya lagi untukmu". Winnie terdiam dan tiba-tiba berkata "aku cinta kamu" dan menangis tersedu-sedu, Rey memeluk Winnie dan berkata "aku juga".

Hari-hari pun mereka lewati dengan bahagia dan Winnie mulai kehilangan ingatannya sedikit demi sedikit, lalu tidak lama setelah lulus Winnie pun meninggal. Rey pun membangun sebuah rumah yang memiliki banyak jendela untuk Winnie dan berkata "mungkin dikehidupan selanjutnya kita akan bertemu kembali dengan kondisi yang lebih baik lagi".

~END~

No comments:

Post a Comment