Mohon comment nya smua ^_^
We Share From a Story
Friday, August 9, 2013
Butuh Saran
Maaf smua reader blog saya, saya sedang benar-benar tidak ada ide sama sekali untuk membuat cerita, sehingga tidak banyak yang bisa saya tuliskan disini dan hampir tidak pernah di update lagi, tapi mungkin ada yang bisa memberikan ide kepada saya? yang berbaik hati mungkin?
Tuesday, May 28, 2013
Membosankan
Ya mungkin untuk baru-baru ini mungkin memang cerita yang kubuat kayak nya bosan untuk dibaca dan pemakaian kalimat yang ga seru buat dibaca, ya tapi mungkin lain kali aku hisa buat yang lebih bagus lagi, terus berikan saran ya ke aku supaya lebih baik lagi ;)
Sunday, May 26, 2013
Ujian
Wah, akhirnya aku dapat menyelesaikan ceritanya, semoga kalian terhibur membacanya dan ya, aku akan menghadapi ujian sebentar lagi, Wish me Luck ya hehe ;D
Dan silahkan comment nya juga ya soalnya aku msih baru dalam bidang ini, mohon dukungan nya ya semua
The Sweetest Memory pt 5 (End)
Stelah Winnie keluar dari Rumah sakit, Winnie dan Rey berjalan-jalan lagi ditaman dan Rey bertanya "untuk apa kamu bekerja selama ini?", Winnie menjawab "untuk kutabung" Rey bertanya lagi "lalu stelah terkumpul?" Winnie menjawab dan tersenyum "aku akan membangun sebuah rumah dengan banyak jendela, sudah malam nih pulang yuk" mereka pun pulang bersama.
Masa liburan pun habis dan saat disekolah Rey memberikan Winnie sweater yang dibelinya, Winnie pun terliat senang, dan mengambil sweater itu dan pergi sambil memeluk sweater itu, Winnie sebenarnya sedih, berkata dalam hati "Tuhan berikan lah aku waktu sedikit saja untuk mengenang semua ini".
Mereka pun jalan berdua dan menemukan sebuah taman yang sangat indah dan mereka berdua disana, dan Rey melihat seberapa bahagianya Winnie dengan lembut dia berlari dan menyentuh tanaman disana, Rey dalam hati berkata "Tuhan berikan kami waktu".
Waktu terus berjalan dan akhirnya saat drama pun telah tiba, Rey memohon kepada temannya untuk bisa menjadi pemeran laki-laki utama disana, temannya pun mengerti dan memberikan peran itu, Rey menghampiri Winnie, Winnie sedikit terkejut melihat penampilan Rey dab berkata "loh kok jadi kamu yang jadi pangerannya?" "Memang ga bole?" Balas Rey, Winnie pun berkata "Kamu akan menghancurkan semuanya, ga mungkin kamu tahu dialog hanya dari hati", Rey berkata "kalau gitu mari kita coba hehe" dan memakaikan Winnie sweater yang dibelinya.
Drama pun berlangsung hingga sampai di ending, adegan dimana akhirnya putri dan pangeran menikah, Rey berkata "tahukah mengapa saat pasangan berciuman mereka menutup mata?" Winnie membalas "karena mereka begitu terpesona satu sama lain" Rey berkata lagi "dan kau tahu saat aku menutup mata itu aku merindukanmu, aku mencintaimu" dan mereka pun berciuman. Para menonton terdiam dan ada juga yang terharu melihat drama ini lalu mereka pun melakukan standing aplause untuk para siswa itu.
Winnie dan Rey pun duduk di kursi taman, dan Winnie berkata "kamu tahu kan penyakitku, kata dokter aku mngkn ingatanku cman bsa bertahan beberapa bulan lagi dan tak lama lagi aku akan mati, aku tidak mau kau sedih dan makin tersiksa pada akhirnya ,pergi lah dan tinggalkan aku Rey". Rey terdiam, dia tersentak mendengar kata-kata Winnie itu, dan Rey berkata "kamu jangan bicara seperti itu, kamu memiliki aku, kalau kamu lupa aku akan mengingatkan semua nya lagi untukmu". Winnie terdiam dan tiba-tiba berkata "aku cinta kamu" dan menangis tersedu-sedu, Rey memeluk Winnie dan berkata "aku juga".
Hari-hari pun mereka lewati dengan bahagia dan Winnie mulai kehilangan ingatannya sedikit demi sedikit, lalu tidak lama setelah lulus Winnie pun meninggal. Rey pun membangun sebuah rumah yang memiliki banyak jendela untuk Winnie dan berkata "mungkin dikehidupan selanjutnya kita akan bertemu kembali dengan kondisi yang lebih baik lagi".
~END~
The Sweetest Memory pt 4
Beberapa bulan kemudian, liburan telah datang mereka mendapat liburan selama 1 bulan. Rey menghabiskan liburan dengan Winnie dan siswa lan, mulai dari mengajari anak-anak yatim, makan bersama, berkebun, hingga bekerja mencari uang untuk drama.
Namun suatu hari Winnie kembali pingsan lagi, Rey pum cemas dia yakin ada sesuatu yang salah dengan Winnie. Rey pun memaksa dokter yang menangani Winnie untuk mengatakan dia sakit apa, dan akhirnya dokter itu pun memberi tahu bahwa dia mempunyai penyakit yang sangat langka, penyakit yang menyerang otak orang tersebut dan menghancurkan sel-sel otak nya membuat Winnie cepat atau lambat akan lupa segalanya, bahkan lupa bagaimana cara makan, memakai baju sendiri, dan akan meninggal. Rey merasa sangat terpukul mendengar itu dan berkata "Dok sembuhkan dia dok apapun caranya, aku punya banyak sekali uang aku akan membayar berapapun untuk menyembuhkannya." Dokter hanya berkata "penyakit ini sangat langka dan tidak ada yang bisa menyembuhkannya, hanya bisa diperlambat dengan obat, maaf aku tidak bisa membantu".
Hati Rey seakan hancur, sakit sekali perasannya mengetahui orang yabg dicintainya mempunyai penyakit seperti itu, dia berlari dan terus berlari lalu berteriak, dan akhirnya dia menangis, "kenapa ini terjadi Tuhan?!" Rey pun berusaha tegar dan berjanji berusaha memberikan yang terbaik untuk Winnie.
Keesokan harinya, Rey dan siswa lainnya berjalan-jalan di pasar desa dan mencari barang-barang disana lalu mereka melihat ada yang menjual baju disana, Rey bertanya berapa harganya dan penjual itu menunjuk sebuah papan bertuliskan "3 potong/50rb", Rey melihat mereka sangat menginginkannya dan akhirnya memberikan mereka uang, berllah yang kalian suka, mereka pun sangat senang dan mengatakan terima kasih kepada Rey, dan Rey pun pergi jalan menyusuri pasar lagi dan dalam hati dia berpikir "desa yang aneh, dengan 50rb saja bisa memberikan kalian kebahagiaan" dengan senyuman di wajahnya, lalu Rey melihat sebuah sweater yang bagus, Rey bertanya "siapa yang membuat sweater ini?" Dan penjual itu berkata "Tidak mungkin kamu yang membuat ini" Rey pun tersenyum mendengar jawaban penjual itu, dia pun membeli sweater itu.
The Sweetest Memory pt 3
Hari ini lagi-lagi Rey bermalas-malasan dirumahnya dia berpikir kalau kemarin dia memukul siswa disana, dia akan dikeluarkan toh di perjanjian itu ditulis harus lulus bukan dikeluarkan tapi malah dia diajak makan malam, dan bahkan orang tua siswa itu meminta maaf kalau misal anak nya sudah melakukan kesalahan kepadanya.
Sepulang dari makan tersebut Rey dalam hati berkata "desa apa ini? apakah mereka malaikat huh?", dijalan dia kembali bertemu dengan Winnie dan Winnie menyapa sambil tersenyum, Rey hanya memjawab dengan cuek, Winnie bertanya banyak tentang Rey dan Rey pun menjawab walau dalam hatinya malas sekali menjawabnya tapi daripada dia harus pulang sendirian toh jalanan di desa gelap sekali saat malam tidak seperti dikota.
Sesampainya di rumah Rey pun berbaring, dia tidak bisa tidur karna setiap dia mencoba menutup mata selalu ada wajah Winnie, Rey pun sangat frustasi dan akhirnya dia tertidur juga dengan sendirinya. Di sekolah ternyata ada akan ada acara pengumpulan dana untuk panti asuhan yaitu dengan melakukan sebuah drama, Rey pun tidak menyetujuinya dan berkata "apa-apaan ini? Seenaknya saja menyuruh murid melakukan ini!" Winnie pun berbicara "semua murid harus melakukan ini jika ingin lulus, ini bagian dari kurikulum", Rey pun kesal dan pergi.
Hari-hari pun Rey lalui disekolah ini bersama dan dia dengan Winnie pun semakin dekat, suatu hari Winnie tiba-tiba pingsan dikelas dan Rey pun segera mengendong Winnie ke Rumah Sakit, jujur Rey khawatir sekali karena belakangan ini Winnie selalu pucat, dia takut akan terjadi apa-apa.
Disekolah Rey mencoba men-SMS Winnie dan stelah dia turun dari tangga Winnie sudah ada disampingnya, Rey terkejut dan tak jadi mengirim pesan tersebut, Winnie tertawa kecil melihat Rey kaget. Mereka pun berbicara banyak dan mereka semakin dekat.
The Sweetest Memory pt 2
Pagi pun tiba, saat hari-hari baru di desa ini bagi Rey. Stelah bangun dan bersiap-siap walau dengan setengah hati akhir nya Rey pergi juga ke sekolah. Rey berhenti sejenak dan melihat papan sambutan bagi murid baru bertuliskan "Let's be a family here" dan tertawa sinis lalu berkata "kampungan sekali".
Dia pun masuk kelas dan semua orang di kelas itu melihat nya dan berbisik "jam segini baru masuk", "apakah dia orang dari kota itu?", dengan sinis dia berkata dengan seorang siswa disana "hoi, temui aku diluar" dan Rey langsung pergi begitu saja dan siswa itu yang bengong beberapa lalu akhirnya mengerti maksud Rey dan mencari dia keluar, namun dia kehilangan jejak Rey dan mencari dan mencari dan ternyata Rey ada dilantai atas menunggu daritadi.
Stelah lelaki itu datang Rey langsung memukulinya dan ternyata siswa siswi dikelas itu juga ikut dan melihat itu terkejut, setelah siswa itu babak belur Rey pun pulang ke rumahnya.
Winnie nama perempuan yang bertabrakan dengan Rey sebelumnya sedih melihat Rey seperti itu, jelas terlihat dari wajahnya dan mereka ketemu lagi saat Rey pergi ke toko dan membeli beberapa snack dan minuman, Rey yang menyadarinya lalu berkata "kamu bekerja disini?", "jadi kamu pikir aku sedang apa disini? Berdiri saja?" Jawab Winnie dengan agak kesal karena pertanyaan bodoh itu.
Bersambung
Subscribe to:
Comments (Atom)