Sunday, May 26, 2013

The Sweetest Memory pt 3


Hari ini lagi-lagi Rey bermalas-malasan dirumahnya dia berpikir kalau kemarin dia memukul siswa disana, dia akan dikeluarkan toh di perjanjian itu ditulis harus lulus bukan dikeluarkan tapi malah dia diajak makan malam, dan bahkan orang tua siswa itu meminta maaf kalau misal anak nya sudah melakukan kesalahan kepadanya.

Sepulang dari makan tersebut Rey dalam hati berkata "desa apa ini? apakah mereka malaikat huh?", dijalan dia kembali bertemu dengan Winnie dan Winnie menyapa sambil tersenyum, Rey hanya memjawab dengan cuek, Winnie bertanya banyak tentang Rey dan Rey pun menjawab walau dalam hatinya malas sekali menjawabnya tapi daripada dia harus pulang sendirian toh jalanan di desa gelap sekali saat malam tidak seperti dikota.

Sesampainya di rumah Rey pun berbaring, dia tidak bisa tidur karna setiap dia mencoba menutup mata selalu ada wajah Winnie, Rey pun sangat frustasi dan akhirnya dia tertidur juga dengan sendirinya. Di sekolah ternyata ada akan ada acara pengumpulan dana untuk panti asuhan yaitu dengan melakukan sebuah drama, Rey pun tidak menyetujuinya dan berkata "apa-apaan ini? Seenaknya saja menyuruh murid melakukan ini!" Winnie pun berbicara "semua murid harus melakukan ini jika ingin lulus, ini bagian dari kurikulum", Rey pun kesal dan pergi.

Hari-hari pun Rey lalui disekolah ini bersama dan dia dengan Winnie pun semakin dekat, suatu hari Winnie tiba-tiba pingsan dikelas dan Rey pun segera mengendong Winnie ke Rumah Sakit, jujur Rey khawatir sekali karena belakangan ini Winnie selalu pucat, dia takut akan terjadi apa-apa.

Disekolah Rey mencoba men-SMS Winnie dan stelah dia turun dari tangga Winnie sudah ada disampingnya, Rey terkejut dan tak jadi mengirim pesan tersebut, Winnie tertawa kecil melihat Rey kaget. Mereka pun berbicara banyak dan mereka semakin dekat.

No comments:

Post a Comment